• Profil Kami

      Gabungan Pelaku dan Pemerhati Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit (GAPENSISKA) merupakan wadah bagi kegiatan dan aktivitas dalam pengerahan tenaga dan pikiran di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta pengembangan usaha Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit secara maksimal.

    • Publikasi Kami

      Berikut merupakan kumpulan dari beberapa tipe publikasi yang telah kami kumpulkan untuk anda. Publikasi kami merupakan hasil dari pengkajian banyak ahli yang dapat anda download secara gratis.

      Research Innovation

      Technical Assistance

    • Profil Kami

      Gabungan Pelaku dan Pemerhati Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit (GAPENSISKA) merupakan wadah bagi kegiatan dan aktivitas dalam pengerahan tenaga dan pikiran di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta pengembangan usaha Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit secara maksimal.

    • Publikasi Kami

      Berikut merupakan kumpulan dari beberapa tipe publikasi yang telah kami kumpulkan untuk anda. Publikasi kami merupakan hasil dari pengkajian banyak ahli yang dapat anda download secara gratis.

      Research Innovation

      Technical Assistance

Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU

Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU, Lahir di Singaraja, Bali pada 19 Januari 1953. Beliau menempuh pendidikan dasar di sekolah rakyat di Kupang dan lulus pada tahun 1964, kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di Tanjungkarang dan lulus pada tahun 1968. Pendidikan menengah atas ditempuh di Yogyakarta, dan lulus pada tahun 1971. Endang Baliarti kemudian melanjutkan studi di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada pada tahun 1971 dan berhasil meraih gelar sarjana peternakan pada tahun 1976. Sejak tahun 1977, beliau aktif bekerja sebagai dosen di fakultas dan perguruan tinggi yang sama.

Pada tahun 1986, Endang Baliarti mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi S-2, diikuti dengan meraih gelar S-3 pada tahun 1996, keduanya dari Universitas Gadjah Mada. Pengalaman mengunjungi berbagai provinsi di Indonesia memberikan pemahaman mendalam kepada penulis tentang potensi sumber daya alam Indonesia yang belum tersentuh. Hal ini mendorongnya untuk terus melakukan penelitian, terutama di bidang peternakan dan lingkup sekitarnya. Endang Baliarti menikah dengan Hardyanto Soebono dan diberkahi dengan tiga orang anak: Dyah Wulan Anggrahini, Muhammad Bayu Sasongko, dan Shinta Trilaksmi Dewi. Semboyan hidupnya adalah “kerja sebaik-baiknya.”

Open chat
1
Gapensiska
Gratis, gabung komunitas Gapensiska
Dapatkan info dan artikel menarik mengenai Gabungan Pelaku Dan Pemerhati Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit?